Artikel Bahasa Indonesia

WIRASWASTA

Saat ini, orang yang mampu melihat kesempatan untuk berusaha dan mengembangkan usahanya masih langka, padahal potensi dan sumber daya manuaia merupakan dua sumber alam yang besar untuk melahirkan para wiraswasta ekonomi. Masih harus dicari beberapa faktor yang menyebabkan wiraswastawan yang dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi itu langka.
Tidak dapat dipungkiri, kalau wawasan wiraswasta ada kaitannya dengan bakat seseorang sejak lahir. Jadi memang ada orang yang sama sekali tidak memiliki naluri berwiraswasta tapi ada pula sejumalah orang yang memang memiliki naluri untuk berwiraswasta. Naluri itu akan berkembang melalui pendidikan, karena dengan pendidikan akan menambah keingintahuan mengenai wirausaha itu dan termotifasi untuk berwiraswata. Tetapi perlu diingat juga, dalam berwiraswasta terkadang ada resiko yang harus dipikirkan sebelum memutuskan untuk berwirausaha jangan hanya memikirkan untungnya saja.
Yang benar-benar berani untuk mengambil resiko juga sangat langka, padahal keberanian mengambil resiko adalah modal dasar bagi setiap wiraswastawan karwna dengan resiko itu, wiraswastawan dapat berfikir bagaimana caranya untuk mengatasi resiko yang didapat dan bagaimana caranya untuk meningkatkan usahanya tersebut. Faktor lain yang menghambat orang untuk bermental wiraswasta adalah idealisme yang menginginkan jabatan-jabatan yang berpredikat formal, seperti dokter, pilot, insinyur, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: