Softskill Tugas koperasi (softskiil yang harus dimiliki mahasiswa)

Softskiil yang harus dimiliki mahasiswa

Soft skill adalah Keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (INTERPERSONAL SKILLS) dan ketrampilan dalam mengatur dirinya sendiri (INTRA-PERSONAL SKILLS) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal..

  • Ø Intrapersonal skill mencakup :
  1. Self awareness (kesadaran diri)
  •  Self confident (percaya diri)
  •  Self assessment (penilaian diri)
  •  Trait & preference ( berkarakter dan preferensi )
  •  Emotional awareness ( kesadaran emosional )
  1. Self skill (keterampilan diri)
  • Improvement (kemajuan/perbaikan)
  • Self control (kontrol diri)
  • Trust (percaya)
  • Worthiness (bernilai)
  • Time/source management (manajemen waktu/sumber)
  • Proactivity (proaktif)
  • Conscience (hati nurani)
  • Ø Sedangkan interpersonal skill mencakup :
  1. Social awareness (kesadaran sosial)
  • Political awareness (kesadaran politik)
  • Developing others (mengembangkan orang lain)
  • Leveraging diversity (pengaruh yang berbeda)
  • Service orientation ( berorientasi pada pelayanan)
  • Emphaty (empati)
  1. Social skill ( keterampilan sosial )
  • Leadership (kepemimpinan)
  • Influence ( pengaruh)
  • Communication (komunikasi)
  • Conflict management (manajemen konflik)
  • Cooperation ( kooperatif)
  • Team work
  • Synergy

 

 

Namun adalah softskill yang bisa membuat seseorang bisa betul-betul bekerja dan dipertimbangkan untuk naik ke tingkatan karir atau jabatan lebih tinggi. Ini karena softskill menentukan kemampuan seseorang dalam menyikapi pekerjaannya, organisasinya, rekan kerjanya, dan para client-nya. Softskill tidak hanya terbatas pada lingkup pekerjaan, namun juga sampai pada kehidupan sosial dan berumahtangga. Softskill tidak hanya berkisar pada keterampilan komunikasi, namun juga melingkupi kemampuan untuk mengelola stres, kemampuan untuk mengelola disiplin pribadi, dan kemampuan untuk memecahkan masalah.

Seringkali softskill ini kurang mendapat perhatian. Seorang siswa/mahasiswa tidak hanya sekedar perlu memiliki keterampilan teknis terkait pekerjaan yang diidamkan dan diincarnya. Kita tak boleh lupa bahwa di saat bekerja nanti kita juga akan bekerja dalam tim, harus melaporkan kerja kita kepada seseorang, menghadapi tekanan kerja, melakukan presentasi, mengirimkan pesan email secara sopan, dan lain sebagainya. Untuk itu, maka keterampilan teknis (hardskill) tidaklah cukup. Hardskill sangatlah penting, namun belumlah cukup untuk mengantar seseorang menuju sukses.

Softskill apa saja yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan ?

  1. 1.  Inisiatif
    adalah satu tema pernyataan yang saat ini sedang saya alamatkan kepada diri sendiri. Inisiatif dekat hubungannya dengan kepeloporan. Para pelopor adalah pribadi-pribadi yang memiliki kekuatan inisiatif kerja yang menembus ruang-ruang waktu.Inisiator seringkali mengawali kerjanya dari kritik terhadap realitas. Terlebih ketika mereka melihat adanya jarak yang menjeda antara cita-cita dengan karakter zaman.
  2. 2.   Kemauan
    adalah kata kunci dari segala sukses Punya bakat dan ilmu tidak akan membuat kita sukses. Keinginan harus disertai dengan tindakan untuk mewujudkannya. Bukan hanya sekedar ingin tetapi harus mau dan berusaha memperjuangkannya.
  3. 3.   Komitmen
    sesuatu yang melampaui segala bentuk perbedaan, perselisihan dan pertengkaran. Ia tidak dapat dihancurkan oleh kekurangan, kelemahan maupun keterbatasan lahiriah… karena ketika kita berani mengikatkan diri dalam sebuah komitmen, kita telah ‘mati’ terhadap kepentingan diri sendiri.
  4. 4.   Motivasi
    sebuah alasan atau dorongan seseorang untuk bertindak. Alasan atau dorongan itu bisa datang dari luar maupun dari dalam diri. Sebenarnya pada dasarnya semua motivasi itu datang dari dalam diri, faktor luar hanyalah pemicu munculnya motivasi tersebut.
  5. 5.  Kreativitas
    proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif (kadang disebut pemikiran divergen) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan,tindakan membuat sesuatu yang baru.
  6. 6.  Komunikasi
    suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya.
  7. 7.  Berfikir kritis

        suatu aktifitas kognitif yang berkaitab denganpenggunaan nalar. Belajar untuk berpikir kritis berarti menggunakan proses-proses mental, seperti memperhatikan, mengkategorikan, seleksi, dan menilai/memutuskan.

  1. 8.  Mandiri

melakukan perencanaan hidup dengan baik, bertanggung jawab, dgn sadar akan resiko setiap melakukan sesuatu, dan tanpa campur tangan orang lain. Mandiri juga berarti mengetahui dan memahami mana yang benar dan yang salah, jadi bisa menentukan sikap dengan berlandaskan pemikiran dan pengetahuan sendiri, tanpa *dibumbui atau dipengaruhi* orang lain. Mandiri itu pada intinya tidak mudah minta belas kasihan pada orang lain.

  1. 9.  Integritas diri

Suatu pemahaman tentang terwujudnya perkembangan yang seimbang dan sinergis atas berbagai dimensi diri. Terwujudnya perkembangan diri pribadi secara utuh, tanpa satu pun aspek atau dimensi yang terabaikan. Adanya perhatian yang seimbang, tepat dan proporsional terhadap semua dimensi diri.

  1. 10.            Disiplin

kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan yang berlaku. Dengan kata lain, disiplin adalah sikap menaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa pamrih. Ada beberapa karakter yang dapat dibentuk berkat Disiplin, yaitu :

  1. Lebih bertanggung jawab
  2. Lebih tegar dalam menghadapi segala situasi kondisi
  3. Lebih menghargai orang lain dan waktu.
  4. Tidak mudah berputus asa (menyerah)
  5. Melatih kejujuran

Manfaat soft skill, yaitu :

  1. sebagai atribut kualitas jasa
  2. dapat bersifat mandiri
  3. softskill dapat membangun karakter
  4. membangun kepribadian yang berkualitas
  5. menumbuhkan rasa percaya diri
  6. dapat bersosialisai dalam team
  7. menumbuhkan kepekaan wawasan pemikiran dan kepribadian kita
  8. juga dapat membentuk jiwa yang kritis di dalam diri kita.

Jadi, tanpa kita sadari, softskill adalah bagian penting untuk kehidupan sehari-hari. Dan juga banyak peran yang membutuhkan hal tersebut. Sebagaimana mestinya, kita sebagai individu harus selalu berusaha agar memiliki kemampuan yang baik untuk tujuan yang baik.

 

Sumber :

  1. 1.       http://zaharahap.blogspot.com/2012/03/softskill-dan-hardskill.html
  2. 2.       http://www.infodiknas.com/030-pengembangan-soft-skill-hard-skill-dan-life- skill-peserta-didik-dalam-menghadapi-era-globalisasi.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: