Softskill Tulisan (Artikel tentang perbudakan)

Kasus Perbudakan Buruh di Pabrik Kuali

          Sebuah Industri kecil ilegal di RT 3/4, Kampung Bayur Ropak, Desa Lebak Wangin, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang digerebek Satuan Reskrim Polresta Tangerang. Selain tidak memiliki izin usaha, industri yang memproduksi wajan alumunium tersebut mempekerjakan karyawannya dengan tidak manusiawi, mungkin lebih  baik binatang yang selalu diberi makan majikannya dengan baik. Kasus ini terungkap, ketika salah satu karyawan bernama Andi Gunawan kabur dan melaporkan perlakuan sewenang-sewenang pemilik usaha yang  bernama Yuki Irawan ke Polres Lampung Utara dan Komnas HAM. Dari penggerebekan tersebut, ditemukan sebanyak 25 pekerja dalam keadaan tidak terawat dan mengalami penyakit kulit sebab mereka memang tak pernah mandi karena tak disediakan kamar mandi. Meski sehari-hari mengolah limbah timah dan aluminium untuk campuran kuali, mereka tak dilengkapi safety equipment satu pun. Bahkan kebanyakan mereka bertelanjang dada saat bekerja, sehingga tak heran jika wajah mereka hitam legam, rambut menjadi kaku kecoklatan, bahkan kelopak mata pun menjadi hitam. Jam kerjanya pun  dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam, sekitar 18 jam sehari. Makan hanya diberi lauk sambal dan tempe setiap hari nyaris tak pernah berubah. Belum cukup sampai di situ, mereka kerap menerima penyiksaan berupa pemukulan, penamparan, pukulan di kepala bagian belakang, ditendang, disundut rokok bahkan disiram air panas atau cairan timah panas. Kalau mereka meminta ijin pulang, selalu diintimidasi akan ditembak oleh Brimob. Ini sungguh di luar batas peri kemanusiaan. Hewan ternak saja kandangnya rutin dibersihkan, hewannya dimandikan dan dibersihkan bulu-bulunya, diberi makanan bervitamin. Berbandiing terbalik dengan keadaan bosnya yang hidup dengan baik seperti halnya manusia selayaknya. Lebih celakanya lagi, kerja paksa dan penyiksaan kemanusiaan ini diketahui bahkan dilatarbelakangi oleh oknum aparat. Pihak Kecamatan juga setelah mengeluarkan Surat Keterangan Usaha tidak pernah mengontrol seperti apa kondisi kerja dan usaha apa yang dimaksud. Setelah semuanya terungkap, akhirnya bos pabrik kuali yang memperbudak 36 buruh di Tangerang,diancam pasal berlapis dan terancam 15 tahun penjara. “Dari hasil gelar kasus, Yuki Cs terncam enam pasal berlapis dari yang semula hanya dua pasal (333 dan 351 KUHP tentang penyekapan dan penganiayaan),” kata Kasatreskrim Polres Tangerang Kompol Shinto Silitonga, Kamis (9/5) usai gelar perkara. Tetapi seharusnya pemilik pabrik kuali tersebut jangan hanya dihukum 15 tahun, kalau perlu sih seumur hidup agar dia jera dan tidak memperlakukan manusia lain lebih buruk lagi. Walaupun sudah terungkap dan sudah tertangkap pelakunya, tapi para buruh pasti masih mengalami trauma yang sulit untuk dihilangkan dan butuh proses yang lama untuk memulihkan keadaan mereka seperti sediakala.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: